PESONAMU 2026 DAY 3: Jas Almamater dan Deklarasi Warnai Puncak Orientasi

Suasana mahasiswa baru dengan balutan jas almamater dalam acara puncak PESONAMU Day 3 pada Rabu (23/09). (Foto: Abdul)

BEWARAPERS.ID, Bandung
– Sorak mahasiswa baru bergema di Auditorium K.H. Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Bandung, pada Rabu (23/09). Suasana semarak terlihat saat organisasi mahasiswa (ORMAWA) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) memperkenalkan diri melalui parade yang menjadi bagian dari pembukaan PESONAMU 2026 Day 3. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi senat, pemakaian jas almamater, serta deklarasi mahasiswa.

Pemakaian jas almamater kepada perwakilan mahasiswa menjadi salah satu momen simbolis yang menandai bergabungnya mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Muhammadiyah Bandung. Rangkaian acara ditutup dengan penampilan Lair sebagai guest star dan Blue Spark Band yang beranggotakan dosen Universitas Muhammadiyah Bandung.

Iqbal, mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi, menilai hari ketiga terasa lebih menyenangkan dibandingkan hari-hari sebelumnya. “Kalau dari awal-awal sih sampai kemarin hari kedua, Pra PESONAMU jujur capek pake banget. Cuma kalau buat hari ketiga udah masih boleh dibilang seru sih,” ujarnya.

Menurutnya, konser dan pengenalan UKM menjadi hal yang menarik selama mengikuti PESONAMU. Ia berharap pelaksanaan tahun berikutnya dapat berlangsung lebih baik dengan durasi yang lebih singkat.

Di Balik Konsep dan Persiapan PESONAMU 2026 

Pelaksanaan PESONAMU 2026 melibatkan sekitar 248 panitia dan mentor. Asti Angraeni selaku sekretaris pelaksana mengatakan tantangan utama berada pada koordinasi banyak pihak dengan waktu persiapan yang terbatas.

“Total yang terlibat sekitar 248 orang, terdiri dari panitia dan mentor, sehingga tantangannya adalah memastikan semua orang punya pemahaman yang sama mengenai tugas dan tanggung jawabnya,” jelas Asti.

Sementara itu, pemilihan guest star tahun ini tidak hanya mempertimbangkan popularitas, tetapi juga kesesuaian dengan konsep PESONAMU. Unsur budaya Sunda turut diangkat untuk menghadirkan nuansa yang dekat dengan identitas mahasiswa di Bandung.

“Karena PESONAMU sendiri bukan hanya tentang hiburan. Di dalamnya ada pengenalan lingkungan kampus, materi, kegiatan kemahasiswaan, penampilan UKM, mentoring, dan berbagai kegiatan lainnya,” ungkap Asti.

Masukan mahasiswa terkait perbedaan guest star dengan tahun sebelumnya juga menjadi bahan evaluasi panitia untuk pelaksanaan PESONAMU berikutnya.

Pesan di Balik Rangkaian Orientasi 

Melalui tema “Think Smart, Act Right, Be Impactful,” PESONAMU 2026 membawa pesan agar mahasiswa baru mampu beradaptasi, membangun relasi, berani mengambil peran, dan memberikan dampak positif.

Suasana persiapan penyambutan mahasiswa baru oleh ORMAWA di halaman Universitas Muhammadiyah Bandung. (Foto: Abdul)


Pesan tersebut turut diperkenalkan melalui ORMAWA dan UKM sebagai ruang pengembangan diri mahasiswa. Laela Sari, mahasiswa baru Program Studi Manajemen, menilai berorganisasi dapat menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman selama berkuliah.

“Menurut aku tentunya penting ya (berorganisasi), biar kita bisa menambah pengalaman dan mendapatkan pengalaman baru buat diri kita sendiri,” kata Laela.

Setelah acara utama selesai, sejumlah pengurus ORMAWA dan mahasiswa dari berbagai angkatan menyambut mahasiswa baru di area depan kampus melalui spanduk, jargon, dan yel-yel. Berbeda dari tahun sebelumnya, penyambutan kali ini berlangsung di bawah pengawasan rektor beserta jajaran. Penyambutan kemudian berakhir setelah pihak kampus memberikan arahan.

Dengan berakhirnya rangkaian PESONAMU 2026, perjalanan mahasiswa baru di lingkungan kampus pun dimulai. Perjumpaan singkat dengan ORMAWA menjadi bagian dari suasana penutup rangkaian orientasi tahun ini.


Wartawan: Muhammad Abdullah, Nazhira Kiasati

Penyunting: Najla Fairuz

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama