COMFEST Jadi Ajang Kolaborasi Mahasiswa Ilmu Komunikasi Se-Bandung Raya

Pertunjukkan Teater Musikal "Mau Jadi Apa?" oleh Teater "KILAS" dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMB di COMFEST pada Kamis (2/7)
(Foto: HIMA Ilkom)


BEWARAPERS.ID, Bandung — Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMA Ilkom) Universitas Muhammadiyah Bandung sukses menyelenggarakan Communication Festival (COMFEST) sebagai ajang kolaborasi, kreativitas, dan silaturahmi mahasiswa Ilmu Komunikasi se-Bandung Raya. Mengusung tema “Bersatu Bersama Komunikasi”, kegiatan ini menjadi langkah baru bagi HIMAKOM dengan melibatkan berbagai perguruan tinggi eksternal.

Ketua Pelaksana COMFEST, Rakha Mustafa, menjelaskan, COMFEST merupakan pengembangan dari kegiatan sebelumnya yang dikenal sebagai IMB (ILKOM Mencari Bakat). Nama tersebut diubah menjadi COMFEST karena konsep acara kini menggabungkan unsur seni dan kerohanian sekaligus menjadi wadah pengembangan kapasitas mahasiswa.

Sejumlah perguruan tinggi turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, di antaranya Universitas Kristen Maranatha, Universitas Pasundan (UNPAS), Telkom University, dan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI). Sasaran kegiatan ini adalah seluruh mahasiswa Ilmu Komunikasi di wilayah Bandung Raya agar dapat saling mengenal, berjejaring, dan berkolaborasi.

Meski menjadi kali pertama melibatkan peserta dari luar kampus, penyelenggaraan COMFEST tidak lepas dari berbagai tantangan. Namun, tantangan tersebut mampu dihadapi berkat semangat kebersamaan seluruh panitia.

Beragam kompetisi dan penampilan turut memeriahkan COMFEST, termasuk turnamen Mobile Legends yang diikuti mahasiswa dari berbagai kampus. Salah satu mahasiswa Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) mengaku bangga atas pencapaian yang diraih untuk kali pertama.

“Prestasi akan datang jika sesuatu ditekuni dengan serius dan sungguh-sungguh,” tambahnya.

Selain kompetisi, COMFEST juga menghadirkan berbagai penampilan seni yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Salah seorang pengunjung mengaku mengikuti acara tersebut karena tertarik menyaksikan penampilan Tricrikal dan grup band yang tampil.

“Penampilan Tricrikal menjadi bagian yang paling menarik bagi saya,” ungkapnya.

Ia berharap COMFEST dapat terus dikembangkan dengan memperluas kerja sama dan kolaborasi bersama lebih banyak kampus pada penyelenggaraan berikutnya.

Dukungan terhadap penyelenggaraan COMFEST juga datang dari berbagai pimpinan organisasi kemahasiswaan, Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fajar Abidin dan sivitas akademika. Mengungkapkan keselarasan, festival seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi organisasi mahasiswa dan menilai COMFEST sejalan dengan semangat pengembangan organisasi kemahasiswaan di Universitas Muhammadiyah Bandung.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Agung Tirta Wibawa. 

“COMFEST menjadi ajang silaturahmi sekaligus menunjukkan kreativitas mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat,” tuturnya.

Senada dengan itu, Ketua LPPM UMB, Dr. H. Ijang Faisal, M.Si., menegaskan, mahasiswa perlu belajar tidak hanya di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman organisasi dan kegiatan kolaboratif.

Menutup rangkaian kegiatan, Ketua Pelaksana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya COMFEST.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, dosen, dan pihak yang telah mendukung acara ini. Mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan. Harapannya, COMFEST tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus diselenggarakan secara bergilir di berbagai kampus sehingga menjadi agenda kolaboratif mahasiswa Ilmu Komunikasi se-Bandung Raya,” pungkasnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama